Perusahaan ini Dinobatkan Sebagai Indonesia Trusted Companies

  • Whatsapp
banner 468x60
PUPUK INDONESIA DINOBATKAN SEBAGAI INDONESIA TRUSTED COMPANIES

JAKARTA, Mofisu.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali dinobatkan sebagai Indonesia Trusted Companies dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2020 yang diselenggarakan oleh Majalah SWA. Penghargaan CGPI ke 19 ini merupakan wujud apresiasi kepada perusahaan yang berkomitmen dan konsisten menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara berkelanjutan, dimana penilaiannya telah melalui program riset dan pemeringkatan oleh Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).

Penghargaan yang diserahkan oleh Gendut Suprayitno selaku Chairman The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) itu diterima langsung oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman di Shangri-la Hotel Jakarta, pada 17 Desember 2020.

Read More

banner 300250

Melalui penghargaan ini, Pupuk Indonesia dinilai berhasil dalam menjaga tata kelola perusahaan yang baik, unggul dalam bersaing dan menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah situasi krisis akibat pandemik Covid-19 di Indonesia. “Kami menerapkan lima pilar dalam strategic house kami, yaitu customer centric model, Research & Development Innovation Driven, Excellence in Operation and Supply Chain, Feed Stock Security and Optimazion serta Sustainability and Circular Economy,” kata Bakir Pasaman.

Baca juga : Gandeng KPK, Dirut Pupuk Ingin Wujudkan Transformasi Bisnis Bebas Korupsi

Strategi tersebut juga didukung dengan sentralisasi fungsi-fungsi strategis dibidang keuangan, IT, pemasaran, hingga SDM dan riset. “Kami juga melakukan sentralisasi fungsi teknologi informasi, pemanfaatan sistem manajemen risiko berbasis teknologi informasi, hingga penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016 guna memperkuat GCG,” tutupnya.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga aktif menerapkan konsep industry 4.0 dalam menunjang kinerja perusahaan. “Guna memonitor dan mengamankan distribusi pupuk, kami punya sistem yang disebut Distribution Planning and Control System (DPCS), kemudian ada Digital Fertilizer untuk memonitor kinerja pabrik,” jelas Bakir Pasaman.

Tak hanya itu, sambung dia, untuk lebih mendekatkan diri pada konsumen dan meningkatkan penjualan sektor retail, perusahaan telah mengembangkan Customer Centric Model. “Sedangkan untuk peningkatan produktivitas pertanian dan mendukung peningkatan kesejahteraan petani, Pupuk Indonesia Grup mengembangkan program Agro Solution yang sudah terlaksana di banyak daerah,” tutupnya.

Baca juga : Cetak Rekor, Produksi Pupuk Indonesia Sentuh 12,2 Juta Ton di 2020

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *