WSKT siapkan dua skema pelepasan konsesi ruas jalan tol

  • Whatsapp
banner 468x60
KPK Usut Korupsi Subkontraktor Fiktif Lewat Staf Keuangan Waskita Karya -  Tribunnews.com Mobile

JAKARTA, Mofisu.com – PT Waskita Karya (Persero) Tbk harapkan pelepasan konsesi beberapa ruas tolnya selesai pada semester II-2020. Untuk itu, perusahaan menyiapkan dua skema dalam aksi korporasi tersebut.

Senior Vice President Corporate Secretary Shastia Hadiarti menyebutkan saat ini perusahaan tengah melakukan proses pelepasan konsesi untuk beberapa ruas tol, yakni Tol Bekasi—Cawang—Kampung Melayu (Becakayu), Tol Kanci—Pejagan, dan Tol Pejagan—Pemalang. Selain itu, perseroan akan menjual sebagian kepemilikannya di Tol Cibitung—Cilincing.

Read More

banner 300250

Baca Juga: Peroleh Kontrak Baru, Saham BUMN Mengalami kenaikan 38 persen

“Kami akan menggunakan dua skema dalam pelepasan konsesi, yaitu pelepasan langsung kepada investor dan menggunakan skema penerbitan instrumen ekuitas,” ujarnya.

Shastia memaparkan untuk skema pelepasan langsung kepada investor, saat ini tengah dilakukan due diligence oleh para investor yang berminat. Berdasarkan catatan, ada empat investor tertarik yang mana tiga investor dari luar negeri dan satu dari lokal.

Sementara untuk pelepasan konsesi dengan penerbitan instrumen ekuitas, emiten berkode saham WSKT ini telah mempersiapkan struktur instrumen tersebut dan tengah mempersiapkan dokumentasi untuk proses lanjutan ke Otoritas Jasa Keuangan.

“Seluruh transaksi diharapkan dapat selesai pada Semester 2 tahun ini, meskipun Waskita Karya menghadapi tantangan akibat adanya pandemi Covid-19,” tuturnya.

Asal tahu, WSKT memiliki Tol Becakayu lewat 99% kepemilikan di PT Kresna Kusuma Dyandra Marga sebagai pemilik konsesi. Sementara itu, pada Tol Cibitung—Cilincing perseroan perseroan memiliki saham sebesar 55% lewat anak usaha PT Waskita Toll Road (WTR).

Baca Juga: Pupuk Indonesia Salurkan Ribuan Masker di Jakbar

Sementara itu, Tol Kanci—Pejagan dan Tol Pejagan—Pemalang dimiliki oleh PT Waskita Transjawa Toll Road (WTTR). Perusahaan ini merupakan anak usaha dari WTR dengan porsi kepemilikan 99,99%. “Dengan adanya pelepasan konsesi jalan tol, WSKT akan dapat mengurangi hutang dan memperbaiki rasio keuangan yang akan berpengaruh positif pada pencapaian kinerja tahun ini,” sebutnya.

Pada kuartal I-2020, pendapatan perusahaan turun 51,95% secara tahunan menjadi Rp 4,16 triliun. Laba bersih WSKT pun tercatat turun 94,08% secara tahunan menjadi Rp 42,69 miliar.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *