PSBB DKI Jakarta diperpanjang, ganjil genap belum berlaku

  • Whatsapp
banner 468x60
Pengetatan PSBB Jakarta Sepekan Belum Turunkan Angka Covid-19, Ini Saran  Politisi PDI-P Halaman all - Kompas.com

JAKARTA, Mofisu.Com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) memperpanjang aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap kedua sampai 11 Oktober 2020. Sebelumnya PSBB tahap kedua berlaku dari 14 hingga 27 September 2020. 

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, dengan berlakunya PSBB ini, pembatasan kendaraan dengan ganjil genap belum berlaku. “Seandainya PSBB diperpanjang, peniadaan ganjil genap juga diperpanjang,” ucap Sambodo, Jumat (25/9). 

Read More

banner 300250

Baca juga : BUMN Konstruksi Pastikan Pengerjaan Proyek Tetap Berjalan di Tengah Pandemi

Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang PSBB tahap kedua selama dua pekan. PSBB kembali diperpanjang lantaran hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta, belum menunjukkan penurunan yang signifikan. 

Alhasil pembatasan ganjil-genap belum diberlakukan. Masyarakat yang terpaksa harus bepergian disarankan menggunakan kendaraan pribadi agar bisa jaga jarak dengan orang lain. 

Baca juga : Pendapatan Waskita Karya Tergerus Jadi Rp8,04 Triliun Gegara Covid-19

“Pergerakan penduduk jelas berpengaruh pada peningkatan penularan. Semakin tinggi pergerakan, semakin tinggi penularan virus,” ucap Anies, dalam keterangan resminya (24/9/2020).

“Pelandaian yang mulai tampak belakangan ini juga seiring dengan peningkatan jumlah penduduk yang tetap berada di rumah,” katanya.

Baca juga : Waskita ‘Jual’ Tol Buat Pangkas Utang Rp 21 Triliun

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *