Semester I 2020 SIG Catat Kenaikan Laba Bersih 612 M

  • Whatsapp
banner 468x60

MOFISU.COM, JAKARTAPT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengumumkan Kinerja Keuangan di Semester I 2020 (Januari hingga Juni 2020) dengan ringkasan sebagai berikut:

Kinerja Keuangan Konsolidasian:
• Pendapatan tercatat sebesar Rp16,03 triliun, turun 2% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp16,35 triliun.
• Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp11,21 triliun turun 4,05% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp11,69 triliun.
• Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp612 miliar naik 26,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp485 miliar.

Read More

banner 300250

Hendi Prio Santoso selaku Direktur Utama SIG mengatakan, Perseroan mampu menjaga kinerja dengan mencatatkan kenaikan laba bersih 26,3% pada semester 1 2020. Peningkatan pendapatan ini merupakan hasil dari berbagai langkah sinergi dan efisiensi yang terus dilakukan oleh Perseroan.

“Selain dari efisiensi di bidang operasional, peningkatan laba bersih ini juga berasal dari efisiensi beban keuangan hasil dari program refinancing pinjaman yang dilakukan Perseroan di semester 2 tahun 2019,” ucap Hendi Prio Santoso.

Baca Juga : Semester I, Pupuk Indonesia catatkan volume produksi 6,2 juta ton

Lebih lanjut Hendi Prio Santoso mengungkapkan, melemahnya konsumsi semen domestik sehubungan dengan pandemi Covid-19 mengakibatkan terjadinya penurunan pendapatan Perseroan meskipun tidak signifikan, yaitu sebesar 2%.

Senada dengan SIG kinerja positif pada semester I juga turut ditorehkan beberapa perusahaan lainnya, salah satunya adalah PT Pupuk Indonesia (Persero) dimana Sepanjang Januari – Mei 2020, Pupuk Indonesia membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp32,62 triliun, atau setara 43,2 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2020 yang sebesar Rp75,5 triliun.

“Capaian pendapatan ini meningkat dibandingkan capaian pendapatan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp30 triliun. Kami pun mencatatkan kenaikan laba tahun berjalan tumbuh 11,7 persen menjadi Rp1,6 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp1,43 triliun,” kata Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Aas Asikin Idat

Hal tersebut selaras dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang berulang kali menyampaikan bahwa BUMN mempunyai peranan vital di masa pandemi, baik dari sisi ekonomi maupun pelayanan publik. Pupuk Indonesia melalui para produsen pupuk, yaitu Pupuk Kaltim, Petrokimia Gresik, Pusri Palembang, Pupuk Kujang dan Pupuk Iskandar Muda, tetap fokus menjalankan tugas Public Service Obligation (PSO) dalam mendistribusikan pupuk bersubsidi bagi petani guna menjaga produksi pangan nasional.

Baca Juga : Pupuk Indonesia Bukukan Laba Tahun Berjalan Rp1,6 Triliun

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *