Masuk Masa Tanam, Serapan Pupuk Bersubsidi Meningkat

  • Whatsapp
banner 468x60

MOFISU.COM, JAKARTA – Memasuki masa tanam, permintaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Probolinggo masih terus mengalami peningkatan. Sampai dengan Juli, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo terus mendistribusikan pupuk kepada petani. Dari lima jenis pupuk bersubsidi, Urea dan ZA memiliki permintaan paling tinggi.

Kabid Sarana dan Prasarana Bambang Suprayitno menuturkan, tingginya permintaan kedua jenis pupuk karena petani sudah terbiasa menggunakan pupuk tersebut. Pupuk Urea berfungsi untuk menambah zat hara di dalam tanah yang sangat diperlukan tanaman. Pupuk ini juga mudah larut dalam air sehingga mudah diserap oleh tanaman. Sementara ZA menjadikan tanaman lebih sehat dan tahan terhadap hama penyakit. Selain itu, juga dapat meningkatkan kandungan vitamin dan mineral pada hasil tanaman yang dipanen.

Read More

banner 300250

“Permintaan pupuk Urea dan ZA lumayan mengalami peningkatan. Sebab, petani masih percaya bahwa kedua jenis pupuk ini memiliki kualitas cukup baik,” ujarnya.

Baca Juga : Satu Lagi, Anak Usaha Pupuk Indonesia Raih Sertifikasi Sistem Anti Suap

Sebelumnya, serapan pupuk di bulan Mei, pupuk urea telah mencapai 55 persen dan pupuk ZA mencapai 59 persen. Namun, pada bulan Juni mengalami kenaikan, upuk Urea sebanyak 60 persen dan pupuk ZA mencapai 68 persen dari alokasi yang telah ditetapkan di tahun ini.

Naiknya dua jenis pupuk yang mencapai 60 ini membuat DKPP mengkhawatirkan alokasi pupuk yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Oleh karenanya, beberapa waktu lalu DKPP mengajukan penambahan alokasi dua pupuk tersebut.

“Jika dilihat dari tingginya permintaan, sepertinya alokasi pupuk saat ini akan kurang. Jadi, sudah kami usulkan penambahan alokasi pupuk,” tandasnya.

Bambang juga menyampaikan, jika penggunaan pupuk untuk tanaman sebaiknya sesuai dengan takaran dan tidak berlebihan. Penggunaan pupuk yang tepat akan membantu petani meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.

“Penggunaan pupuk tidak boleh berlebihan, hal ini justru akan berdampak pada hasil panen. Bahkan, jika dilakukan secara terus menerus akan merusak tanaman,” tuturnya.

Sumber : Pupuk Indonesia pastikan penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *